Lima Perempuan Ditelanjangi, Diarak Telanjang

Lima perempuan ditelanjangi dan diarak telanjang di Kabupaten Deoghar dari Jharkhand setelah bermuatan sihir, kata polisi Senin. Lima perempuan, termasuk tiga janda, secara paksa dibawa ke lapangan hari Minggu di desa Patharghatia di Deoghar, sekitar 350 km dari ibukota negara Ranchi . They were Mereka
stripped and paraded naked and two of them were forced to eat excreta, police said. ditelanjangi dan diarak telanjang dan dua dari mereka dipaksa untuk memakan kotoran, kata polisi.
"Sushila Kumahrin, Sagiran Beebi, Hafijan Beebi, Sujan Beebi and Gulnar Beebi were tortured to accept that they were witches and practise black magic. The incident took place at the instruction of a witch doctor. The witch doctor said that these women were practising black magic and were causing problems in the village," a police officer said. "Sushila Kumahrin, Sagiran Beebi, Hafijan Beebi, Sujan Beebi dan Gulnar Beebi disiksa untuk menerima bahwa mereka adalah penyihir dan praktek ilmu hitam. Insiden itu terjadi di instruksi seorang dokter penyihir. Dokter penyihir mengatakan bahwa perempuan ini sedang berlatih hitam sihir dan menyebabkan masalah di desa, "kata seorang perwira polisi.
The women were rescued when local government officials and police reached the spot. Para wanita berhasil diselamatkan ketika para pejabat pemerintah daerah dan polisi mencapai tempat. However, the perpetrators managed to escape. Namun, pelaku berhasil melarikan diri.
 Menurut laporan, ratusan orang menyaksikan insiden tersebut.
"We have lodged an FIR (First Information Report) against 11 people, including six women. We will soon arrest the perpetrators," the officer added. "Kami telah mengajukan FIR (Pertama Pelaporan Informasi) terhadap 11 orang, termasuk enam wanita Kami akan segera menangkap pelaku,." Tambah petugas.
Majority of perpetrators were Muslims and four of the five victims belonged to the same community. Mayoritas pelaku adalah Muslim dan empat dari lima korban berasal dari komunitas yang sama.
In Jharkhand, women are subjected to different forms of torture after being branded witches. Dalam Jharkhand, perempuan menjadi sasaran berbagai bentuk penyiksaan setelah penyihir bermerek. There are instances when women have been paraded naked, forced to eat human excreta and even killed. Ada contoh ketika perempuan telah berparade telanjang, dipaksa untuk memakan kotoran manusia dan bahkan dibunuh.
According to official data, more than 700 people, majority of them women, were killed after being branded witches. Menurut data resmi, lebih dari 700 orang, kebanyakan mereka adalah wanita, tewas setelah penyihir bermerek. The witch doctors manage to escape as people fear black magic if they are named. Para dokter penyihir berhasil melarikan diri sebagai orang takut ilmu hitam jika mereka bernama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar